Meski Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi PLN Sulsel Alami Trend Peningkatan 3,7 Persen

Gubernur Sulsel

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia tak terkecuali Indonesia khususnya Sulawesi Selatan, nampaknya tidak memberi pengaruh terhadap perekonomian Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sulsel.

Di saat beberapa daerah di Indonesia mengalami tren penurunan pada perusahaan milik BUMN tersebut, namun hal itu tidak berlaku untuk wilayah Sulawesi Selatan.

Lantaran terjadi pertumbuhan positif sebesar 3,7 persen untuk tingkat permintaan kelistrikan di tengah pandemi.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulsel Barat dan Tenggara, Ismail Deu mengatakan kenaikan itu terjadi, tidak lepas berkat dukungan, kebijakan dan kinerja di bawah komando Gubernur Sulsel dalam menopang pertumbuhan ekonomi Sulsel.

“Kami berterima kasih karena hotel-hotel juga tetap tumbuh. Ekonomi di Sulsel tetap jalan. Program Gubernur dalam penanganan Covid-19 juga cukup baik,” ucapnya, Selasa (22/9/2020).

Ia menuturkan, daerah lain seperti Jakarta dan beberapa daerah di Pulau Jawa mengalami minus. Bahkan ada yang minus mencapai 30 persen.

Senada dengan Ismail Deu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah juga menuturkan pada puncak pandemi beberapa daerah di luar Sulsel mengalami penurunan dalam pemakaian listrik dan jelas berpengaruh pada perekonomian PLN.

“Ini karena kebijakan yang kita ambil selama pandemi sehingga kita lihat DKI Jakarta turun penggunaan listriknya 30 persen sedangkan Sulsel satu satunya yang tumbuh 4 persen artinya ekonomi kita jalan,” bebernya. (Anti/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...