Murid SD Korban KDRT, Begini Respons Disdik Pare-pare

ILUSTRASI. Kekerasan terhadap anak

PAREPARE, FAJAR — Dinas Pendidikan (disdik) Kota Parepare turut memberi atensi terhadap kasus penganiayaan ibu terhadap anaknya.Korban kekerasan itu adalah NJ (10) siswi salah satu sekolah dasar di Parepare. Penganiayaan dilakukan ibunya sendiri, yakni SF (34).

Penganiayaan tersebut direkam dalam video berdurasi 5 menit. Viral di media sosial.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Parepare, Arifuddin Idris, juga ikut menyayangkan peristiwa penganiayaan itu.

Pihaknya berjanji akan memberi perhatian, bergantung kebutuhan dari anak tersebut. “Informasinya sudah sampai kami. Kami akan turun verifikasi apa kebutuhan sang anak,” jelasnya, Senin, 21 September.Saat ini, ibu dan anaknya itu tinggal terpisah. Karena kasus itu, SF kini dikenakan wajib lapor kepada aparat. Sementara NJ, kini dititipkan di rumah keluarganya.

“Kami juga tidak ingin hal ini terjadi lagi. Kami akan cari tahu faktanya. Apakah karena biaya atau apa. Kalau ada hal begitu, kami siap bantu,” janji Arifuddin.

Sementara itu, Kanit PPA Polres Parepare, Aipda Dewi Natalia Noya, mengungkapkan, sang ibu telah diperiksa. Diketahui SF cuma tinggal bersama NJ dan bayinya yang berusia dua tahun. Suaminya berada di Kalimantan.

“Si ibu ini, tidak punya pekerjaan tetap. Dia cuma bantu-batu katering. Dugaannya, dia sangat kesal karena anaknya selama dua minggu tidak ikut belajar daring,” urainya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...