Narkoba di Bawah 0,1 Gram Tidak Terbaca X-Ray, Begini Antisipasi Petugas

Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Harun Sulianto mengakui, narkoba dalam jumlah kecil sangat sulit terbaca oleh mesin X-Ray. Peredaran dalam Lapas maupun Rutan pun tak terbendung.

Apalagi jika barang terlarang itu dikemas dalam bentuk yang sangat kecil, dan diselipkan ke tempat yang tidak terpantau oleh petugas.

Kata dia, seperti narkoba dengan berat hanya 0,1 gram. Barang terlarang sekecil itu mudah masuk ke dalam Lapas dan luput dari penjagaan petugas.

“Berbagai macam cara masuk (ke Lapas Makassar). Narkotika itu kan kecil. Seperti berat 0,1 gram kecil sekali. Itu bisa diselipkan,” katanya di Kantor Rudenim Makassar, Selasa (22/9/2020).

“Tidak terbaca (di X-ray). Kalau yang lolos itu tidak terbaca pasti. Kalau kecil-kecil itu seperti di dalam sepatu itu tidak terbaca,” sambungnya kepada wartawan.

Olehnya itu, pihaknya telah membuat sebuah tim intelijen untuk menyelidiki setiap barang yang masuk ke dalam Lapas maupun di Rutan.

Setiap oknum-oknum petugas Lapas dan Rutan yang terbukti dalam peredaran barang haram itu pun, akan diberi sanksi tegas terhadap siapa saja yang terlibat.

“Kita akan tindak tegas siapa saja yang terlibat. Pokoknya kita berantas peredaran narkoba dalam lapas,” sebutnya.

“Macam-macam (cara narkoba masuk lapas). Di tahu dan bakso ada. Jadi kita berusaha untuk barang ini tidak masuk ke Lapas. Ada juga lempar pakai bola tenis seperti di Madiun,” tutup Harun. (Ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...