Program Sertifikat Tanah, Warga Bonto Langkasa Dibebankan Pembayaran

ilustrasi

FAJAR.CO.ID, PANGKEP– Dugaan pungutan liar (Pungli) dikeluhkan warga Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene, terkait pengadaan program sertifikat tanah gratis di wilayah tersebut.

“Warga penerima sertifikat gratis itu justru dibebangkan membayar Rp250 ribu, padahal masuk program gratis,” ucap, salah seorang warga, Syamsul Alam.

Hal itulah yang membuat sejumlah warga Kelurahan Bonto Langkasa resah dengan ulah pemerintah di keluarahan setempat.

“Sehingga kami selaku warga Bonto Langkasa meminta kepada Pak Bupati untuk menindak lanjuti usulan kami ini, dengan mengganti Lurahnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikeluhkan, setiap penggambilan keputusan musyawarah di kelurahan tersebut, dinilai tanpa sepengetahuan warga sekitar.

“Kami dari tokoh masyarakat tidak tahu kegiatan yang dilaksanakan oleh kelurahan. Tidak ada transparansi penggunaan anggaran kegiatan di Kelurahan Bonto Langkasa,” tambahnya.(fit)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...