Sanksi Sosial Dihilangkan, Pelanggar Protokol Kesehatan Langsung Kena Sanksi Adminisratif

Kasatpol PP Makassar, Iman Hud.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pelanggar protokol kesehatan tidak akan lagi dikenakan sanksi sosial jika kedapatan melanggar protokol kesehatan.

Kepala Satpol PP Kota Makassar Iman Hud menuturkan sanksi sosial yang selama ini diterapkan tidak efektif membuat pelanggar jera. Masih banyak masyarakat yang kembali melanggar.

“Berdasarkan fakta di lapangan bahwa sanksi sosial itu seperti main-main. Jadi bahan lolucon saja,” kata Iman saat dihubungi, Selasa (22/9/2020).

Kedepan lanjut Iman, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan langsung memberlakukan sanksi administrasi bila terdapat pelanggaran. Dari segi efek juga lebih efektif.

“Kita harus tegas karena ketegasan harus berbanding lurus dengan kepatuhan. Ketegasan dalam sanksi administratif, supaya tidak ada lagi toleransi, sangat berbahaya inikan karena nyawa,” ucapnya.

Iman mencontohkannya bila pelanggar protokol Covid-19 positif tanpa gejala. Maka hal itu mengancam nyawa banyak orang. Iman menilai sanksi sosial yang diterapkan selama ini cenderung diremehkan.

“Palingan mereka bilang eh di push up jako itu 10 kali. Jadi kita tidak ingin hukum itu diremehkan, itu pointnya, sudah cukup beberapa bulan ini kita beri toleransi di Perwali 31dan 36,” ungkapnya.

Terakhir, Iman meminta masyarakat agar tetap selalu mematuhi protokol kesehatan. Selain bisa menyelamatkan nyawa sendiri, nyawa orang lain pun ikut terselamatkan.

“Mari saling menjaga diri dan saling menghargai, dengan itu penanganan percepatan Covid-19 di Makassar bisa lebih cepat teratasi,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...