Toko Agung Dikuasai Jukir Liar, PD Parkir Tempuh Langkah Persuasif

Parkir di depan Toko Agung Makassar. (BKM)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya memilih menempuh jalur persuasif dalam menghadapi persoalan parkir liar di Toko Agung.

Pasalnya, parkiran toko yang berada di Jalan Ratulangi itu tergolong ilegal. Sehingga keselamatan kendaraan masyarakat tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Direktur Utama PD Parkir, Irham Syah Gaffar mengatakan, sebelum melakukan penindakan, pihaknya terlebih dahulu akan mencoba melakukan upaya persuasif melalui diskusi bersama jukir liar tersebut.

“Kami welcome kalau dari pengelola parkir di situ mau datang duduk bersama kami untuk membahas itu, kami tunggu. Makanya kami sudah surati,” kata Irham, Selasa (22/9/2020).

Irham menuturkan, pihaknya tidak bisa langsung melakukan penindakan di beberapa wilayah parkir liar. Sebab, harus disurati berdasarkan aturan yang berlaku.

“Jadi kami sesuai dengan prosedur, aturan. Namanya perusahaan pemerintah, kami secara penyuratan, sesuai dengan aturan dan itu legal,” sebutnya.

Kemudian, lanjut Irham, aturan perparkiran memiliki standar operasional yang telah diatur. Jika terjadi masalah kendaraan, masyarakt bisa melapor dan tempatnya sudah jelas.

“Ketika menjadi juru parkir, apalagi yang yang namanya tepi jalan, itu harus mempunyai id card, punya atribut, seragam, untuk menjalankan parkir itu. Baru harus menggunakan setidaknya karcis yang dikeluarkan oleh PD Parkir sebagai pembayaran tanda jasa parkir,” beber Irham.

Namun selama ini, hal-hal tersebut tidak ditemukan di perparkiran Toko Agung. Jangankan baju seragam, Karcis pun tidak ada sebagai salah satu syarat.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...