11 IKM Kena Dampak Pandemi, Anggaran Pemulihan Tak Kunjung Terealisasi

Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Selatan, Ahmadi Akil

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Untuk memulihkan kembali perekonomian Industri Kecil Menegah (IKM) di Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Selatan, Ahmadi Akil mengaku membutuhkan anggaran sebesar Rp 10 miliar.

Hanya saja, ia menyebut anggaran yang dibutuhkan belum direalisasikan, baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi.

Ahmadi Akil menuturkan, dirinya telah melapor ke Bappelitbanda Sulsel untuk melakukan realisasi anggaran penanganan dan diketahui saat ini sudah memasuki tahap verifikasi Inspektorat Provinsi Sulsel.

“Sebelumnya Pemerintah Pusat sudah berjanji untuk memberikan bantuan pemulihan IKM di Sulsel namun sampai saat ini belum ada. Sementara Pemprov Sulsel sendiri sudah masuk tahap verifikasi Inspektorat,” kata Ahmadi, Rabu (23/9/2020).

Kendati belum dicairkan, Ia mengatakan bantuan yang diajukan berupa bantuan modal, peralatan dan bahan baku.

Diketahui saat ini sebanyak 11 IKM yang terdampak Covid-19. Namun, Ahmadi menegaskan, data tersebut kemungkinan besar dapat bertambah lantaran belum semua IKM datang melapor bahwa industrinya terkena imbas wabah pandemi.

“Terdampak itu kurang lebih 11 ribu IKM yang mendaftar, jumlah ini bisa saja bertama karena bisa saja ada IKM belum sempat mendaftar diri,” ungkapnya.

Meski demikian, Ahmadi menjelaskan tidak semua IKM bisa mendapatkan bantuan tersebut. Pasalnya terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi pelaku IKM seperti harus memiliki izin legalitas kepemilikan IKM dari pemerintah setempat.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...