Angin Puting Beliung, 25 Rumah di Cirebon Rusak

Rumah rusak akibat angin puting beliung di Desa Karangmalang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa (22/9). (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JABAR — Angin puting beliung menerjang Desa Karangmalang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa (22/9). Angin disertai hujan deras di wilayah tersebut terjadi pada pukul 14.40 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan, insiden ini turut menimbulkan korban luka. Beruntung tidak ada warga yang meninggal akibat bencana alam tersebut.

“Sedikitnya dua orang luka ringan setelah angin puting beliung disertai hujan dengan intensitas tinggi terjadi di Desa Karangmalang,” kata Raditya dalam keterangan tertulis, Rabu (23/9).

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, bencana yang juga dipicu oleh faktor cuaca tersebut juga berdampak pada 33 KK/48 jiwa. “Adapun sebanyak 25 unit rumah dilaporkan rusak ringan (RR) atas peristiwa tersebut,” jelasnya.

BPBD Kabupaten Cirebon telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu percepatan penanganan dampak bencana. Sebab, banyak rumah warga yang mengalami kerusakan sehingga harus segera diperbaiki.

Berdasarkan prakiraan cuaca hasil monitoring Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selama periode September-Oktober memasuki peralihan musim (pancaroba) dari kemarau menuju penghujan di beberapa wilayah Indonesia. Kondisi ini bisa memicu terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.

“Pada masa peralihan musim tersebut, perlu diwaspadai adanya potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es,” pungkas Raditya. (jpc)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...