Bandar Besar Narkoba Dua Kali Kabur dari Penjara, GMDM: Hukum Kita Lemah

Cai Changpan alias Cai Ji Fan (kanan). Gorong-gorong tempat Cai Changpan melarikan diri yang berada di samping Lapas Kelas I Tangerang (kiri).

FAJAR.CO.ID — Pemilik sabu-sabu 135 kilogram yang juga diketahui sebagai bandar besar narkoba asal Tiongkok, Cai Chang Pan alias Antoni, kabur dari Lapas Tangerang, Senin (14/9/2020) dini hari.

Dia kabur setelah menggali lubang dari kamar tahanannya hingga tembus ke saluran air (gorong-gorong) di luar lapas.

Pria berusia 37 tahun ini, sedang dalam proses menjalani hukuman mati, hingga kini belum tertangkap. Oleh sebab itu, banyak pihak yang menilai bahwa pengawasan di Lapas Tangerang kurang ketat.

Ketua Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Kota Tangerang Ferry Irawan menyayangkan kaburnya terpidana mati lapas kelas I Tangerang kasus narkoba.

Dengan kejadian ini, saat ini ada bandar besar narkoba asal Tiongkok sedang berkeliaran. Menurut Ferry, kalapas harus bertanggung jawab.

“Harus dicari, jangan sampai bebas begitu saja. Kami meminta pertanggungjawaban kalapas kelas I Tangerang. Karena atas kelalaiannya, terpidana mati kasus narkoba melarikan diri,” ungkapnya seperti dikutip Tangerang Ekspres (Jawa Pos Group), Rabu (23/9/2020).

Ferry menambahkan, Cai ini sudah dua kali melarikan diri. Pertama pada saat menjadi tahanan Polda Metro Jaya. Sekarang melarikan diri dari Lapas kelas I Tangerang.

“Kami melihat lemahnya hukum kita. Kami meminta jawaban Kalapas atas kaburnya terpidana mati kasus narkoba ini, dan kami yakin dia tidak kerja sendiri,” pungkasnya. (JPC)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...