IPM Sulsel Masih Rendah, Disdik Ungkap Angka Putus Sekolah Beri Andil Besar

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Muhammad Jufri

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Selatan tahun 2019 dinilai sangat memprihatinkan.

Lantaran Provinsi Sulsel masuk dalam daftar urut nomor 14 dengan presentase IPM berada di bawah rata-rata nasional yakni 71,66 persen dengan angka IPM nasional yaitu 71,92 persen.

Meski sejak 9 tahun terakhir yakni dari 2010 hingga 2019 nilai IPM Sulsel mengalami kenaikan, namun angka tersebut tidak pernah melampaui nilai rata-rata nasional yang juga ikut mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Mirisnya, Indeks Pembangunan Manusia di Sulawesi Selatan rendah, salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya pendidikan dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Sehingga sektor pendidikan yang kurang merata juga menjadi sorotan dalam menghadirkan SDM yang berkompeten.

Mengetahui itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Muhammad Jufri mengatakan banyak indikator yang menyebabkan kualitas SDM sangat disayangkan.

Menurutnya, selain pendidikan yang kurang merata, kontribusi angka putus sekolah juga turut andil dalam melahirkan SDM yang kurang mumpuni.

Ia menyebut dalam mengatasi masalah ini, pihaknya tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan sinergitas dan kerjasama dengan seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten Kota dan support dari kegiatan USAID untuk menggenjot dan meningkatkan kualitas pendidikan di Sulsel, terlebih bagi anak-anak yang putus sekolah.

“Ada banyak indikatornya salah satunya berkaitan dengan angka putus sekolah. Makanya kita akan genjot anak tidak sekolah ini sama-sama,” kata Muhammad Jufri.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...