Irfan Jaya Diduga Halangi Penyidikan, MAKI: HP Dibuang ke Laut Losari

Andi Irfan Jaya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Kejagung menetapkan Andi Irfan Jaya (AIJ) kembali jadi tersangka untuk kasus baru. Irfan dilaporkan dugaan menghalangi penyidikan.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman mengatakan pihaknya sudah mengajukan permintaan penetapan tersangka kepada Irfan untuk kasus lain. Kata dia, ada dugaan tindak pidana karena ada upaya Irfan untuk menghalangi penyidikan dengan membuang handphone miliknya ke laut.

“Kami sudah layangkan permintaan ini ke penyidik Kejagung. Dikirimkan via surat elektronik,” ungkapnya.

Boyamin menyebut mendapatkan informasi valid. Irfan telah membuang handphone merek iPhone 8 miliknya yang digunakan November 2019 hingga Agustus tahun ini. Smartphone itu diduga telah dibuang Irfan di laut Losari.

“Informasinya, waktu pembuangan handphone diduga sekitar Juli-Agustus 2020. HP tersebut diduga berisi percakapan Irfan dengan Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra. Terkait rencana permohonan fatwa dan diduga berisi action plan pengurusan fatwa beserta upah jika berhasil mengurus fatwa,” bebernya.

Kata Boyamin, pihaknya mencurigai pembuangan HP milik Irfan tersebut diduga untuk menghilangkan jejak pembicaraan dan kegiatan pengurusan fatwa bebas Djoko Tjandra dengan pihak-pihak terkait. Diduga termasuk yang melibatkan tokoh politikus. Sehingga dengan demikian patut diduga telah menghilangkan barang bukti.

“Atas dasar itu, kami meminta kepada penyidik Jampidsus Kejagung untuk segera menetapkan tersangka atas AIJ. Dengan dugaan perbuatan pidana menghalangi penyidikan. Sebagaimana dirumuskan pasal 21 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Pasal 221 KUHP,” tukasnya.(fik).

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...