Luqman Hakim kepada Gatot Nurmantyo: Kekuasaan Itu Ada Batas Waktunya, Jenderal!

Mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo (Ist/RMOl Jabar/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim menyentil mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo terkait pernyataannya soal film Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI).

Sebelumnya, Gatot mengatakan bahwa Presiden Jokowi mencopotnya sebelum masa pensiun, lantaran dia menginstruksikan jajaranya untuk memutaran film G30S/PKI Sera serempak.

Luqman Hakim menilai, pencopotan itu sudah benar. Sebab film tersebut dinilainya manipulatif.

“Kekuasaan itu ada batas waktunya, Jenderal! Jika sejarah ‘65 anda sederhanakan sebatas sama dengan Film G/30/S, sudah tepat Presiden mencopot anda secepatnya! Film itu manipulatif.” Tulis Luqman Hakim dikutip akun Twitternya Rabu (23/9).

Luqman mengatakan, seharunya Gatot bersyukur telah diberikan jabatan panglima TNI selama 2 tahun.

“Dua tahun menjadi panglima udah panjang lho, kok seperti tidak bersyukur gitu?” Cetus Luqman.

Sebelumnya, diberitakan FIN, Gatot menjelaskan, alasan dia dicopot oleh Presiden Jokowi lantaran dia menginstruksikan kepada jajaranya agar memutar film Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30-S PKI) secara serempak di seluruh daerah di Indonesia.

“Saya perintahkan jajaran saya untuk menonton G30 SPKI. Pada saat itu saya punya sahabat dari salah satu partai, saya sebuat saja PDIP. ‘Pak Gatot hentikan itu, kalau tidak, pasti Pak Gatot akan diganti’. Saya bilang terima kasih, justru saya gas karena ini adalah benar-benar berbahaya. Dan benar-benar saya diganti,” kata Gatot dikutip FIN di Chanel YouTube Hersubeno Arief, Selasa (22/9).

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...