Pria Mengaku Intel Polisi, Terekam CCTV dan Berbuat Terlarang di Kontrakan Enung Nurhayati

Pelaku hipnotis mengaku sebagai intel polisi menggasak harta benda warga Kampung Tegalega Rt 02 Rw 07 Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur. Foto: Hakim/Radar Cianjur

FAJAR.CO.ID, CIANJUR – Warga Kampung Tegalega Rt 02 Rw 07 Desa Limbangansari, Cianjur, Jawa Barat, menjadi korban hipnotis. Pelaku dalam menjalankan aksinya mengaku sebagai anggota kepolisian.

Enung Nurhayati (63) korban dari hipnotis menuturkan, kejadian berawal ketika dirinya tengah berada di rumah.

Sekitar pukul 08.00 WIB, dirinya didatangi oleh seorang pria dengan berbadan tegap mengaku sebagai intel dari kepolisian di Sukabumi.Pelaku datang dengan mengatakan bahwa dikontrakan yang berada di depan rumahnya terdapat salah satu orang yang memiliki narkoba dengan jumlah sekitar empat kilogram.

Enung pun mengelak mengenai tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa salah satu penghuni kontrakannya merupakan seorang ustaz.

“Pertamanya nanyain kontrakan saya, terus saya bilang kontrakannya penuh. Tapi dia bilang lagi bahwa lagi mengintai seseorang di kontrakan saya yang memiliki narkoba, saya pun kaget dan panik tentunya,” ujarnya.

Selama berbincang, pelaku meminta sejumlah barang berharga milik korban seperti emas sebanyak 63 gram, uang tunai sekitar Rp1 juta dan ponsel dengan dalih bahwa barang berharga miliknya diduga pemberian dari orang yang menyimpan narkoba.

Tentu Enung pun mengelak tuduhan tersebut. Seakan berpura-pura tengah menelepon seseorang, pelaku mengatakan bahwa anggota polisi lainnya akan datang menemui Enung dan barang berharga miliknya akan disita terlebih dahulu untuk diserahkan kepada pimpinannya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...