Tiga Pejabat Polda Dicopot Mabes Polri, IPW: Terkait Mafia Tambang?

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyoroti pencopotan yang dilakukan Mabes Polri terhadap tiga pejabat di Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

IPW menduga pencopotan ini berkaitan dengan mafia tambang di Kalsel. Neta mengatakan, Polri harusnya terbuka dengan insiden pencopotan tersebut.

Pasalnya, dengan sikap Polri yang tertutup ini menunjukan bahwa Korps Bhayangkara tak lagi profesional, modern, dan terpercaya (promoter).

“Beredar berbagai kabar negatif di balik pencopotan ketiga pejabat Polda Kalsel itu. Sehingga menjadi tanda tanya benarkah pencopotan itu berkaitan dengan perang mafia tambang di Kalsel, yang berkaitan dengan pilkada?” ujar Neta dalam keterangannya, Rabu (23/9).

IPW menyebut ada dua sosok penting yang merupakan mafia tambang dan sedang beradu kekuatan di Kalsel. Keduanya adalah kelompok HA dan kelompok HI.

“Lalu apa kaitannya dengan dicopotnya ketiga pejabat Polda Kalsel itu? Di sini Mabes Polri harus bersikap transparan dan promoter untuk menuntaskannya. Apalagi wilayah kerja ketiga pejabat Polda yang dicopot itu tidak jauh jauh dari arena pertarungan para mafia tambang,” terang Neta.

Baca juga : KAMI Surati Presiden Jokowi, Minta Antisipasi PKI Gaya Baru hingga Tarik RUU HIP

Neta menuturkan, Kapolri Jenderal Idham Aziz sudah mengeluarkan telegram dengan nomor ST/2710/IX/KEP/2020. Dalam surat yang mengejutkan tersebut dicopot beberapa pejabat yang bertugas di bawah Polda Kalimantan Selatan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...