Covid-19 Bertambah 8,4 Persen per Minggu, 109 Ribu Suspect Menunggu Hasil

Juru Bicara Pemerintah Untuk Covid-19 yang baru, Profesor Wiku Adisasmito. (BNPB)

Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan pada 13 September lalu, saat itu keterisian ruang isolasi sebanyak 75 persen. Padahal pemerintah telah menambah kapasitas hampir 6 persen sejak saat itu.

”Sedangkan dari jumlah 658 tempat tidur ICU di rumah sakit rujukan persentase keterpakaiannya sebesar 79 persen,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia Rabu (23/9).

Jika dibandingkan dengan 13 September, keterisian ruang ICU menurun secara persentase dari 83 persen menjadi 75 persen. Penurunan terjadi karena pemerintah menambah kapasitas ICU sebesar 10,7 persen. Namun secara jumlah, keterisian ruang ICU sebenarnya meningkat dari 493 tempat tidur menjadi 593 tempat tidur.

Di saat yang sama, Jakarta mencatat kenaikan kasus aktif menjadi 13.222 orang. Jakarta juga masih mencatat penambahan di atas 1.000 kasus per hari sejak PSBB diperketat. Tren angka kematian akibat Covid-19 di Jakarta juga meningkat pada Agustus-September jika dibandingkan dengan Mei-Juni lalu.

Sementara itu, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet yang ditujukan untuk isolasi mandiri bagi pasien tanpa gejala serta bergejala ringan juga cepat terisi. Pemerintah telah mengoperasikan dua menara tambahan untuk penanganan Covid-19 dalam dua minggu terakhir, yakni Tower 4 dan 5.

Tower 5 telah terisi hingga 92 persen dari total kapasitas 1.570 dalam 10 hari, sedangkan Tower 4 telah terisi 34 persen dari total kapasitas 1.546 tempat tidur dalam dua hari. Kepala Bidang Koordinator Relawan Medis Satgas Penanganan Covid-19 Jossep William mengatakan tenaga medis dalam kondisi kelelahan karena jumlah kasus terus bertambah.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: