Jefry Wijaya Diculik Lalu Disiksa di Gudang Melibatkan Oknum TNI, Begini Kondisinya

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Irwan Anwar (nomor satu dari kanan barisan depan) menjelaskan perkara pembunuhan terhadap Jefry Wijaya. Foto: ANTARA/HO

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tim Subdit III Dit Reskrimum Polda Sumatera Utara, menangkap enam orang terduga pelaku pembunuhan terhadap Jefry Wijaya (30) yang jasadnya dibuang ke dalam jurang di Jalan Medan Berastagi Km 54 Desa Ndaulu, Kabupaten Karo.

Salah satu dari enam pelaku merupakan oknum anggota TNI. Dir Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Irwan Anwar di Mapolda Sumut menjelaskan, terkait oknum TNI tersebut telah diserahkan kepada instansi berwenang dalam penanganan kasusnya.

Enam orang yang ditangkap yakni ES, HD, MD, SN, BA, dan AR. Motif para tersangka melakukan pembunuhan adalah masalah utang piutang bisnis judi online sebesar Rp766 juta.

“Korban Jefry menjamin utang rekannya bernama Dani kepada tersangka ES,” ujarnya, Rabu (23/9).

Irwan mengatakan, utang yang dijamin korban tidak juga dibayar kepada tersangka ES, sehingga timbul niatnya untuk menculik korban agar membayar utang judi tersebut.

Dari niat tersebut, tersangka ES menyuruh tersangka HD bersama rekannya melakukan penculikan terhadap korban.

Para tersangka berhasil menculik korban dengan cara berpura-pura membeli mobil Jefry.

Setelah diculik, korban dibawa ke salah satu gudang di Marelan serta disiksa hingga meninggal dunia. Jasad korban ditemukan tanpa identitas di kawasan Hutan Raya (Tahura) Kabupaten Karo, Jumat (18/9), yang belakangan diketahui adalah Jefry.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...