Jenazah Istri Dimandikan 4 Pria, Fauzi Munthe: Begitu Ketahuan, Pintu Dikunci

Fauzi Munthe, warga Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Naggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) murka mengetahui jenazah Istrinya dimandikan oleh 4. (Tangkapan layar video)

FAJAR.CO.ID, SIMALUNGUN – Fauzi Munthe, warga Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Naggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) murka mengetahui jenazah Istrinya dimandikan oleh 4 petugas pria di Rumah Sakit RSUD Djasamen Saragih, Kota Pematang Siantar.

Lewat video yang kini telah viral, Fauzi mengatakan, saat itu petugas tidak mengizinkan dirinya masuk melihat jenazah Istrinya. “Yang memandikan empat orang lelaki, dua muslim dua kristen. Keempatnya laki-laki. Saya tidak dibenarkan masuk, hanya curi-curi, begitu ketahuan, pintu dikunci mereka,” ujar Fauzi dikutp FIN, Kamis (24/9).

Diketahui, Istri Fauzi, Z, meninggal dunia pascamenjalani perawatan di Rumah Sakit Djasamen Saragih sejak Jumat (18/9/2020) lalu.

Saat itu, kata Fauzi, pihak rumah sakit meyakinkan dirinya bahwa ke empat petugas itu telah mengantongi izin sertifikat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotamadya.

Padahal, sang Istri meninggal bukan karena Covid-19. “Bukan, bukan Covid-19,” tegasnya.

Meski demikian, Fauzi menegaskan akan tetap membawa insiden ini ke jalur hukum. Ia telah meminta kuasa hukumnya, Muslim Akbar, untuk memperkarakan keempat petugas yang memandikan istrinya tersebut.

Baca juga : Sule Memfasilitasi Nathalie Holscher jadi Mualaf, Ini Alasannya

Muslimin Akbar juga meminta dokumentasi saat pemandian jenazah yang dilakukan keempat petugas pria itu segera dihapus.

“Meminta menghapus foto dan dipastikan tidak menyebarluarkan foto tersebut. Atas kesimpulan ini kami pihak keluarga menempuh jalur hukum,” ujarnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...