Marak PHK, Ini Tips Perusahaan Agar Tak Alami Krisis di Tengah Pandemi

CEO Blue Bird, Noni Purnomo

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Di tengah pandemi yang melanda hampir seluruh negara di dunia, memberikan dampak yang cukup serius bagi pertumbuhan ekonomi.

Terbukti, beberapa negara tetangga mengalami resesi ekonomi salah satunya Singapura.

Bahkan beberapa pengusaha terpaksa melakukan PHK besar-besaran, mengingat kondisi keungan untuk membayar gaji karyawan tidak dapat dimungkinkan.

Kendati begitu, nampaknya masih ada juga perusahaan yang justru tidak menginginkan adanya PHK di dalam perusahaannya.

CEO Blue Bird, Noni Purnomo mengatakan untuk mencegah adanya PHK massal di perusahaan yang dibangun sejak 1972 itu, pihaknya memilih untuk menggaji karyawannya dari hasil gaji yang didapatnya.

Ia menyebut selama pandemi, perusahaan yang bergerak di bidang transportasi itu telah mendapat nilai-nilai yang kuat sesuai dengan apa yang ditanamkan oleh pendiri terdahulu.

Sehingga, kata dia, meski dengan adanya pandemi, karyawan sebagai aset perusahaannya tidak merasakan dampak signifikan seperti PHK.

“Kejujuran, displin, kerja keras, kekeluargaan dan inovasi,” ucapnya melalui webinar Bussines Geatring 2020 BI Kpw Sulsel, Kamis (24/9/2020).

Ia membeberkan di tengah pandemi perusahaan harus bersiap menghadapi dua hal yakni mengelola krisis saat ini dan bersiap untuk masa depan.

“Kita harus bisa semaksimal mungkin mempertahankan dan menjaga keberlangsungan hidup perusahaan dan karyawan saat ini,” bebernya.

Menurutnya banyak yang harus diperhatikan saat mengelola krisis di mana karyawan atau mitra harus tetap terjaga. Dilanjutkan dengan edukasi dan sosialisasi tanpa henti serta memberi suport kepada mitra dan keluarganya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...