Novel Baswedan Ungkap akan Banyak ‘Pejuang’ KPK Pamit, Kecuali…

Novel Baswedan. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik senior KPK Novel Baswedan menyayangkan keputusan Febri Diansyah yang memundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasalnya, Febri merupakan sosok pekerja baik selama menjabat sebagai pegawai di lembaga antirusuah itu.

“Iya, tentu sangat disayangkan. Sebagai kawan saya mengetahui bahwa mas Febri selama ini berkerja baik dan berdedikasi kepada KPK,” ujar Novel melaui pesan singkatnya kepada Pojoksatu.id di Jakarta, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, pengunduran tersebut dikarenakan Febri tak sejalan lagi dengan cara kerja lembaga di bawah pimpinan Firli Bahuri itu.

Sebab, selama ini KPK dinilai tak memiliki taring lagi dalam mengungkap kasus korupsi.

“Bila pemerintah tidak mendukung dan KPK tidak tampak sungguh-sungguh untuk berantas korupsi maka orang-orang yang memilih jalan untuk berjuang dalam rangka memberantas korupsi akan meninggalkan gelanggang yang tidak ada harapan” pungkasnya.

Namun, lanjut Novel, hal tersebut dikembalikan lagi kepada Permasalahan awal yaitu kesungguhan KPK dalam memberantas para koruptor.

“Tetapi kembali kepada permasalahan pokok yaitu kesungguhan dalam pemberantasan korupsi dari pemerintah dan KPK,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah pamit.

Pengunduran diri itu tertuang dalam surat pengunduran diri yang diajukan kepada pimpinan, sekjen dan Kabiro SDM tertanggal 18 September 2020.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...