Regenerasi Pengurus, Rapsel Ali Pimpin Institut Lembang 9


FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Penyegaran organisasi terjadi dalam tubuh Institut Lembang 9 (IL9). Rapsel Ali yang diberikan amanah menjadi Ketua Harian akan menata dan memperkuat kembali struktur lembaga.

IL9 merupakan lembaga kajian yang berdiri pada 28 Juni 2003. Saat ini, komando roda organisasi diamanahkan kepada Rapsel Ali. Rapsel saat ini merupakan anggota komisi VI DPR RI.

Ketua Harian IL9, Rapsel Ali mengatakan lembaga ini sudah lama ikut andil dalam menelaah dan mengkaji berbagai persoalan bangsa. Banyak persoalan bangsa yang belum selesai dan masih butuh kajian-kajian terutama di bidang ekonomi, politik dan budaya.

“Pengembangan pemikiran di berbagai bidang untuk kemajuan bangsa ini yang kembali akan kita dorong. Apalagi di era pandemi ini, memang membutuhkan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak agar kita bisa bersama-sama melewati masa sulit ini,” ungkap legislator Nasdem dapil Sulsel I itu.

Rapsel, yang saat ini tercatat sebagai anggota DPR RI, mulai efektif menjalankan tugasnya setelah Munas IL9 yang akan digelar pada awal 2021. Namun, masa transisi akan dimanfaatkan untuk menata kembali organisasi dan menyegarkan pengurus di sejumlah daerah.

“IL9 jangan lagi terdengar hanya saat hajatan politik nasional saja. Institut ini, dengan usia yang tak muda lagi, harus mengambil peranan penting dalam perjalanan bangsa, kapan saja dan di sektor mana saja,” tukas Ketua Dewan Pengarah Karang Taruna Nasional ini.

Waketum IL9, Sukriansyah S Latief menambahkan kedepan peran IL9 akan terus diperkuat. Meskipun praktis tak banyak agenda yang berjalan setelah Pilpres 2019. Akibat pandemi, agenda munas yang sudah direncanakan sejak jauh hari, juga belum bisa terlaksana.

“Awal 2021 akan menjadi titik balik IL9 dengan bapak Rapsel Ali sebagai ketua harian,” tuturnya.

Ide regenerasi ini sejatinya sudah lama digulirkan Ketua Umum IL9, Muhammad Alwi Hamu. Dalam beberapa kesempatan tatap muka dengan pendiri IL9 seperti mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Aksa Mahmud, dan Sofyan Djalil, Alwi Hamu mengaku tengah menyiapkan sosok muda yang lebih enerjik untuk memimpin organisasi dengan perwakilan di 34 provinsi hingga mancanegara ini.

“Institut Lembang Sembilan sudah terlibat dalam berbagai peristiwa politik dalam negeri sejak 2003 hingga sekarang. Selama ini kami juga terus melahirkan ide-ide untuk mendukung pemerintahan. Semua itu harus berlanjut, dan sudah saatnya sosok muda mendapat kepercayaan,” tukas Alwi.(fik/fajar).

KONTEN BERSPONSOR

Komentar