Terbitkan PKPU Penyesuaian Covid-19, Konser Musik hingga Bazaar Dilarang di Pilkada 2020


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non-alam Covid-19.

Aturan ini melarang kegiatan kampanye konvensional pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Dengan begitu, KPU melarang partai politik, pasangan calon, tim kampanye dan pihak lain untuk melaksanakan kampanye yang biasa dilakukan pada kondisi normal, mulai dari rapat umum, pentas seni, panen raya, konser musik, gerak jalan santai, sepeda santai, dan perlombaan.

Termasuk juga bazaar, donor darah hingga peringatan hari ulang tahun parpol. Bagi pasangan calon kepala daerah yang melanggar ketentuan kampanye tersebut, sanksi akan diberikan mulai dari peringatan tertulis hingga pembubaran kegiatan kampanye.

Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi menekankan penyelenggaraan Pilwali Makassar 2020 adalah kerja kolaboratif seluruh unsur di dalamnya, termasuk pasangan calon, tim sukses paslon dan seluruh masyarakat.

Mengingat penyelenggaraan dalam suasana pandemi Covid-19, Farid mengingatkan disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat, tepat dan sesuai prosedur.

“Kita tidak ingin dalam pilkada Makassar terjadi peningkatan Covid secara signifikan. Pilkada 2020 harus jadi beauty kontes bagi seluruh masyarakat Makassar,” tutur Farid pada Rapat Pleno Terbuka pengundian nomor urut pasangan calon Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar tahun 2020, di Hotel Harper Perintis by Aston, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (24/9/2020).

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...