LHKPN Paslon di Pilkada Solo, Gibran Rp21 Miliar, Bagyo Rp1,9 Miliar

Paslon Gibran-Teguh mendapat nomor urut 1 dan Bagyo-Supardjo nomor urut 2 dalam pengundian nomor urut peserta Pilkada Solo 2020. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

FAJAR.CO.ID, SOLO- Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso resmi mendapat nomor urut satu dalam kontestasi Pilkada 2020.

Hal itu dipastikan usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo selesai menggelar pengundian nomor urut dua paslon tersebut.Adapun paslon Bagyo Wahyono dan FX Supardjo yang berangkat dari jalur independen ini mendapat nomor urut dua.

Sebagai calon wali kota tentunya baik Gibran dan Bagyo wajib melapor harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan informasi dari laman resmi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) elhkpn.kpk.go.id pada Jumat (25/9), total harta kekayaan Gibran, yakni Rp 21.152.810.130. Laporan harta kekayaan itu Gibran laporkan pada 2 September 2020 lalu.

Perinciannya, Gibran memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp13,4 miliar. Lalu, harta alat transportasi dan mesin, yakni Rp 682 juta.

Putra Presiden Jokowi itu juga memiliki harta bergerak lainnya dengan nilai Rp 260 juta. Kemudian, uang kas dan setara kas Rp 2,15 miliar, harta lainnya Rp 5,55 miliar serta utang Rp 895,5 juta.

Diketahui, sejak Desember 2010, ia membuka usaha katering yang diberi nama Chilli Pari. Ia juga merupakan pendiri perusahaan kuliner martabak yang disebut Markobar.

Sementara Bagyo yang merupakan seorang penjahit baju ini memiliki total harta kekayaan Rp 1.987.550.304.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...