Munarman: Rakyat Bisa Saksikan Mana yang Pro PKI


FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Front Pembela Islam (FPI) menyerukan kepada stasiun televisi di Indonesia, untuk menyiarkan film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI pada 30 September 2020.

Dengan begitu, rakyat Indonesia bisa mengakses film tersebut dengan mudah.

“Oleh karenanya, kami juga menyerukan seluruh stasiun televisi baik milik publik seperti TVRI maupun swasta untuk memutar film G30S PKI,” kata Sekretaris Umum (Sekum) FPI Munarman kepada jpnn.com, Jumat (25/9).

Menurut Munarman, rakyat bisa melihat stasiun televisi mana yang mendukung atau tidaknya Partai Komunis Indonesia (PKI) dari kebijakan soal film G30S/PKI.

Jika tidak menyiarkan, Munarman menilai, stasiun televisi itu cenderung memihak ke PKI.

“Rakyat bisa saksikan mana statsiun TV yang pro-PKI, mana yang menghadirkan sejarah pengkhiantan PKI. Stasiun yang cuek bebek dan mengabaikan moment G30S/PKI artinya cenderung menyembunyikan sejarah pengkhianatan PKI,” beber dia.

FPI sendiri, kata Munarman, telah menyerukan anggotanya untuk menggelar nonton bareng (Nobar) film G30S PKI. Sedianya rencana nobar film itu diselenggarakan di satu tempat.

Namun, rencana tersebut dibatalkan atas pertimbangan kesehatan dan keamanan. Baca Juga: PA 212 Serukan Semua TV Putar Film G30S/PKI Sebab, kata dia, situasi pandemi Covid-19 semakin mengkhawatirkan.

Pemerintah, tuding Munarman, gagal menangani pandemi karena sibuk mengurusi ekonomi. Nantinya, kata dia, para anggota FPI bisa menggelar nobar film G30S/PKI di tempat tinggal masing-masing.

Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. “Jadi, umat tetap bisa mendapat penyadaran tentang sejarah pengkhianatan PKI,” beber Munarman. (jpnn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar