Polisi Tangkap Oknum Dokter Rapid Test Bandara Soetta Bersama Istrinya

Ilustrasi pelecehan seksual (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Si Pelarian oknum dokter rapid test berinisial EFY berakhir sudah. Jajaran Polres Bandara Soekarno Hatta telah berhasil menangkap pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (25/9).

“Alhamdulillah sudah (tertangkap),” kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta Kompol Alexander Yurikho.

Alexander menuturkan, tersangka ditangkap di wilayah Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. Namun, Alexander belum merinci ihwal kronologi penangkapan EFY.

Dia hanya menyebut EFY diamankan bersama seorang perempuan yang mengaku sebagai istrinya. Keduanya pun dibawa ke Polres Bandara Soekarno Hatta untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Di Balige ada yang mengaku sebagai istri tersangka. Penyidik amankan tersangka bersama wanita tersebut,” jelas Alexander.

Sebelumnya, viral sebuah kabar di media sosial bahwa telah terjadi pelecehan seksual di Bandara Soekarno Hatta. Kisah ini dibagikan oleh perempuan berinisial LHI, 23, selaku pemilik akun twitter @listongs.

LHI menyebut pelecehan itu terjadi saat dia melaksanakan rapid test yang disediakan oleh Bandara Soekarno Hatta sebagai syarat perjalanan menuju Nias, Sumatera Utara, pada Minggu (13/9). Hasil rapid tes itu dinyatakan positif oleh sang dokter.

LHI kemudian memutuskan membatalkan perjalanan ke Nias karena takut menularkan virus. Ditambah, dia merasa perjalannya ke Nias tidak begitu mendesak.

Namun, oknum dokter tersebut menawarkan bantuan memanipulasi data rapid test. Dia kemudian meminta uang Rp 1,4 juta kepada korban. Bahkan dokter tersebut sempat mencium dan meraba payudara korban. (jpc)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...