Terpidana Mati Asal Tiongkok Jebol Tembok Sendirian, Ganas: Mustahil, Pasti Ada yang Bantu

Foto udara Lapas Kelas I Tangerang, Banten, kemarin (21/9). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID — Bandar besar narkoba asal Tiongkok, Cai Chang Pan alias Antoni, kabur setelah menggali lubang dari kamar tahanannya hingga tembus ke saluran air (gorong-gorong) di luar lapas.

Pemilik sabu-sabu 135 kilogram itu, meloloskan diri dari Lapas Kelas 1 Tangerang pada Senin (14/9/2020) dini hari.

Bandar narkoba berusia 37 tahun ini, sedang menjalani hukuman mati ini, hingga kini belum tertangkap. Polres Metro Tangerang Kota sudah memeriksa petugas lapas (sipir) atas peristiwa tersebut.

“Petugas lapas yang bertugas saat kejadian, sudah kita minta keterangannya,” ujar sumber Tangerang Ekspres (grup FAJAR) di Polres. Kurang lebih ada 12 orang yang diperiksa.

Sementara itu, Ketua Gerakan Anti Narkoba Nasional (Ganas) Kota Tangerang Ajang Royana mengecam kelalaian petugas Lapas Kelas 1 Tangerang. Seharusnya, menurut Ajang, petugas melakukan pengawasan ketat. Terutama bagi narapidana yang divonis mati. Terlebih, seorang bandar narkoba.

“Saya mengecam atas kaburnya bandar besar dari lapas. Kepala lapas harus bertanggung jawab. Apalagi napi tersebut bandar besar,” ujarnya saat dihubungi.

Ajang menduga Cai tidak sendirian dalam usahanya menggali lubang hingga tembus ke gorong-gorong. Diduga ada orang lain yang berperan membantu Cai kabur. “Tidak mungkin mengerjakan sendiri, menjebol tembok lapas yang tebal itu memakan waktu. Pasti ada yang membantu,” katanya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...