Kekayaan 4 Cawalkot Makassar, Danny Terbesar, None Tak Punya Mobil

Sabtu, 26 September 2020 10:21

Calon walikota Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pemilihan walikota dan wakil walikota Makassar tahun 2020 minus tiga bulan lagi. Sebanyak empat pasangan calon (paslon) resmi ditetapkan KPU untuk memperebutkan kursi nomor satu pemerintahan Kota Makassar hingga lima tahun ke depan.

Menarik untuk menilik laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) para calon walikota Makassar. Baik buruknya rekam jejak calon pemimpin yang akan dipilih masyarakat 9 Desember nanti juga bisa diukur dari keterbukaan dalam melaporkan LHKPN.

Seberapa banyak sih harta yang dimiliki keempat calon walikota Makassar ini? Berdasarkan informasi dari laman resmi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) elhkpn.kpk.go.id yang dilihat fajar.co.id pada Jumat (25/9/2020), diketahui seluruh calon walikota Makassar, diantaranya Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny), Munafri Arifuddin (Appi), Syamsu Rizal Mi (Deng Ical) dan Irman Yasin Limpo (None) telah melaporkan rincian harta kekayaan mereka.

Calon walikota nomor urut 1, Mohammad Ramdhan Pomanto memiliki total kekayaan sebesar Rp 197.522.838.457 (197,5 miliar) dengan jumlah hutang senilai Rp 8.272.034.521.

Diterangkan, mantan Walikota Makassar itu memiliki 49 bidang tanah dan bangunan dengan total senilai Rp 156.957.834.000 yang tersebar di beberapa lokasi di Makassar, Maros, hingga Gorontalo. Di antaranya tanah dan bangunan seluas 119 m2/580 m2 di Kota Makassar senilai Rp 2.163.145.000 yang didapat dengan hasil sendiri.

Ada juga tanah seluas 7000 m2 di Kota Makassar senilai Rp 4.298.000.000, dan tanah seluas 17.500 m2 di Kota Makassar senilai Rp 10.745.000.000 yang didapat dengan hasil sendiri.

Sejumlah harta bergerak juga dimiliki Danny, masing-masing adalah mobil Toyota Alphard Tahun 2012 senilai Rp 650 juta yang didapat dengan hasil sendiri, mobil Toyota Vellfire tahun 2012 senilai Rp 850 juta yang didapat dengan hasil sendiri, dan mobil Hyundai H-1 tahun 2013 senilai Rp 550 juta yang didapat dengan hasil sendiri.

Cawalkot nomor urut 2, Appi melaporkan total kekayaan sebesar Rp 4.807.869.082 (4,8 miliar) dengan hutang senilai Rp 3.683.362.751.

Rincian kekayaan CEO PSM ini berupa 8 bidang tanah di lokasi berbeda dengan total senilai Rp 7.250.000.000 (7,2 miliar). Diantaranya tanah dan bangunan seluas 167 m2/100 m2 di Kota Makassar senilai Rp 1,2 miliar yang didapat dengan hasil sendiri, tanah dan bangunan seluas 142 m2/160 m2 di Kota Makassar senilai Rp 1,4 miliar yang didapat dengan hasil sendiri, hingga tanah seluas 3443 m2 di Majene, Sulawesi Barat senilai Rp 900 juta yang didapat dengan hasil sendiri.

Dua alat transportasi yang dimilikinya juga tercantum di situs resmi tersebut yakni Mitsubishi Sport tahun 2018 senilai Rp 200 juta dan mobil MERC BENZ JEEP L.C tahun 2014 senilai Rp 950 juta. Seluruh harta bergerak itu didapatnya dengan hasil sendiri. Dia juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 91.231.833.

Nomor urut 3, Deng Ical juga melaporkan harta kekayaannya senilai Rp 32.533.914.495 (32,5 miliar) dengan total hutang sebesar Rp 1.030.000.000.

Harta tersebut berupa 18 bidang tanah senilai Rp 18,3 miliar di sejumlah lokasi berbeda, diantaranya tanah seluas 6995 m2 di Kabupaten Gowa senilai Rp 1.399.000.000, tanah seluas 6732 m2 di Kabupaten Gowa senilai Rp. 1.346.400.000, tanah dan bangunan seluas 98 m2/157 m2 di Kota Makassar senilai Rp 1,7 miliar, hingga tanah dan bangunan seluas 120 m2/100 m2 di Kota Makassar senilai Rp 950 juta. Seluruh tanah tersebut didapatnya dari hasil sendiri.

Mantan Wakil Walikota Makassar itu juga memiliki sejumlah kendaraan dengan total senilai Rp 7.120.000.000, di antaranya mobil Nissan March minibus tahun 2011 senilai Rp 120 juta, mobil Daihatsu pick up box tahun 2012 senilai Rp 100 juta, serta 23 mobil truk. Seluruhnya didapat dengan hasil sendiri.

Lalu yang terakhir None. Total kekayaan calon walikota berlatar belakang birokrat ini sebanyak Rp 9.194.448.282 (9,1 miliar) dengan total hutang sebesar Rp 42.225.170.

Rinciannya adalah Rp 9,1 miliar itu terdiri dari 10 bidang tanah di lokasi berbeda dengan nilai Rp 7.325.000.000 dan harta bergerak lainnya senilai Rp 1.766.500.000.

Mantan Kadis Pendidikan Sulsel itu mempunyai tanah seluas 248 m2 di Kabupaten Gowa senilai Rp 400 juta, tanah seluas 216 m2 di kabupaten Gowa senilai Rp 1,3 miliar, hingga tanah seluas 14.421 m2 di Sigi, Sulawesi Tengah senilai Rp 100 juta.

Dari catatan LHKPN, None mengaku tidak memiliki kendaraan. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
9
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar