Masjid Dirusak Warga yang Diduga Gila, PKS: Darurat Perlindungan Simbol Agama

Bukhori Yusuf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Sebuah masjid di Kecamatan Coblong, Kota Bandung menjadi target perusakan oleh oknum warga yang diduga gila pada 23 September 2020. Tidak hanya itu, pelaku juga turut melayangkan ancaman pembunuhan terhadap pengurus masjid yang memergoki ulah pelaku di lokasi.

Meskipun demikian, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya menyebabkan kerugian materil, yakni beberapa kaca masjid yang pecah akibat lemparan batu.

Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf menyesalkan insiden perusakan rumah ibadah yang kembali terulang. Ia menilai insiden kekerasan yang menyasar rumah ibadah acapkali terjadi dalam beberapa bulan terakhir sehingga butuh tindakan segera untuk mengantisipasi keberulangan.

“Di awal tahun 2020, tepatnya 29 Januari 2020, kita telah dibuat miris dengan insiden perusakan musala Al-Hidayah di Minahasa Utara. Dan belum genap setahun pasca insiden tersebut, kita mendapati kabar bahwa peristiwa serupa kembali terulang di Jawa Barat. Artinya, ini menunjukan betapa rentannya simbol agama menjadi objek kekerasan dan sangat potensial menyulut konflik horizontal, ungkap Bukhori di Jakarta,” Kamis (24/9/2020).

Menurutnya, isu toleransi dan kerukunan umat beragama sulit diwujudkan apabila hanya bertumpu pada model program yang mengedepankan agenda sosialisasi semata. Pendidikan moderasi beragama itu penting, tetapi akan jauh lebih efektif dan berdampak apabila ditunjang dengan penerapan sistem hukum yang memadai.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...