Pemicu Maraknya Kebakaran, Warga Mesti Lakukan Peremajaan Instalasi Listrik

7 Rumah Terbakar, Diduga Dipicu Letusan Api dari Kabel Listrik

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Peristiwa kebakaran harus selalu diwaspadai. Sebab, kerugian yang ditimbulkan bukan hanya materi, bisa saja memakan korban jiwa.

Salah satu yang mesti diperhatikan masyarakat adalah instalasi listrik di rumah. Pasalnya, sistem listrik yang buruk bisa memicu kebakaran.

Untuk itu, Plt Ketua DPC AKLI Kota Makassar, Maulana Genda, menyarankan agar masyarakat melakukan peremajaan instalasi listrik di rumah. Setidaknya dalam lima tahun sekali.

“Sebaiknya masyarakat mengganti MCB dan kabel listrik yang telah dimakan usia, seharusnya diganti minimal 5 tahun sekali,” ungkapnya, Sabtu (26/9/2020).

Namun, dirinya menilai, masih banyak masyarakat Kota Makassar yang enggan melakukan pemeliharaan instalasi listrik secara rutin. Sehingga hal itu bisa menjadi penyebab arus pendek listrik atau sering disebut korsleting listrik.

“Kami melihat kelakuan masyarakat di lapangan itu mereka enggan melakukan pemeliharaan listrik disebabkan harganya terlalu mahal dan takut untuk digantikan meteran listriknya padahal hanya perlu diganti MCBnya dan kabel listrik,” ujarnya.

Menurut data dari Dinas Pemadan Kebakaran kota Makassar, Jumlah kasus kebakaran di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, masih cukup tinggi. Selama Januari hingga Agustus 2020, tercatat sudah ada 88 musibah kebakaran. Sekitar 55 kasus kebakaran yang disebabkan hubungan arus pendek listrik di lingkungan perumahan dan perbelanjaan.

Sementara untuk objek yang terbakar adalah rumah tinggal masih juga mendominasi sebanyak 196 rumah. Pada Bulan Agustus lalu yang paling banyak ada 128 rumah, jika bandingkan bulan Juli hanya ada 18 rumah. Kalau dihitung dari Januari hingga saat ini sudah 196 rumah yang terbakar. (ikbal/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...