Satu ASN Mendadak Terima Telepon, Rapat di DPRD Langsung Bubar

ILUSTRASI. ASN

FAJAR.CO.ID,BEKASI — Petugas medis di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menjemput seorang aparatur sipil negara (ASN) yang terkonfirmasi positif COVID-19 saat sedang mengikuti rapat di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Jumat (25/9).

“Iya benar, setelah diketahui langsung dibubarin rapatnya,” kata Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi Herman Hanafi di Cikarang.

Herman mengatakan berdasarkan informasi yang ia terima, ASN tersebut berasal dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi.

“Infonya dari diskominfo. ASN itu merupakan satu dari dua ASN yang terkonfirmasi positif di diskominfo,” katanya.

Setelah rapat dibubarkan, petugas kesehatan juga langsung melakukan sterilisasi ruangan dengan mengosongkan ruangan serta menyemprotkan cairan disinfektan di seluruh penjuru ruang rapat.”Segera saat itu juga petugas langsung bertindak cepat guna mencegah penyebaran virus corona di area ruang rapat dan sekitarnya. Bahkan hingga seluruh gedung DPRD disemprot disinfektan oleh petugas tersebut,” katanya.

Sebagaimana ASN lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, pegawai itu sebelumnya telah menjalani tes usap COVID-19. Namun, belum diketahui hasilnya.

Kemudian, saat rapat berjalan, hasil tes tersebut baru diketahui, lalu petugas kesehatan menjemput yang bersangkutan di tengah rapat.

“Ya mungkin (ASN) itu diundang dan dia datang. Waktu swab dia belum ketahuan hasilnya, pas dijemput itu baru ketahuan positif. Ya kalau tahu positif begitu dia juga tidak akan datang. Bukan staf dewan atau anggota dewan, tetapi dari diskominfo hanya identitasnya saya masih tidak tahu lebih lanjut,” ucapnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...