Gelar Khitanan Massal, Yayasan Hadji Kalla Sasar Kalangan Dhuafa Kota Makassar

Minggu, 27 September 2020 17:11

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Yayasan Hadji Kalla kembali melaksanakan program khitanan massal untuk anak-anak dhuafa di Kota Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan di Basement Nipah Mall Makassar selama dua hari, 26 dan 27 September 2020.

Kegiatan diikuti sekitar 200 anak yang berasal dari beberapa kecamatan di Kota Makassar, seperti Kecamatan Panakukkang, Panaikang, dan Kecamatan Makassar. Kegiatan ini bekerja sama dengan Cranial Sunat Indonesia sebegai implementor program.

Sultan Ns selaku direktur lapangan dari Cranial Sunat menjelaskan, kerja sama ini telah terjalin sejak tiga tahun terakhir dan akan terus berlanjut untuk lebih banyak menjangkau anak-anak dhuafa yang ada di Sulawesi Selatan agar bisa mengikuti khitanan secara gratis.

“Meski masih dalam kondisi yang terbatas karena terpaan pandemi, dalam prosesnya, program khitanan ini tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan diawasi langsung oleh semua pihak yang terkait baik dari tim kesehatan Cranial Sunat, tim internal Yayasan Hadji Kalla dan pihak pengelola Nipah Mall,” ungkapnya, Minggu (27/9/2020).

Selain itu, setiap peserta diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak aman, selain itu disediakan pula tempat cuci tangan dan antiseptik untuk digunakan para peserta. Hal tersebut tentu dilakukan untuk memastikan bahwa setiap anak dan orang tua yang datang benar-benar dalam keadaan bersih dan sehat.

Abdul Hakim menjelaskan, khitanan massal ini merupakan program rutin yang dilaksanakan Yayasan Hadji Kalla setiap tahunnya dan menargetkan bisa menjangkau lebih banyak anak dari kalangan dhuafa, agar bisa mengikuti khitanan massal secara gratis.

Ia juga menjelaskan,khitanan massal ini akan kembali dilaksanakan pada Oktober mendatang di desa-desa binaan Yayasan Hadji Kalla sekaligus dalam rangka menyambut ulang tahun Kalla Group yang ke-68.

Dalam prosesnya, para tenaga kesehatan yang bertugas untuk sirkumsisi bekerja dengan cepat dan terarah, terlihat hal tersebut juga menjadi semakin mudah karena telah menggunakan metode laser dan tidak membuat anak merasakan sakit yang berlebihan.Terdapat 20 tenaga kesehatan yang beertugas dari Cranial Sunat Indonesia.

Irwan Mabe’, salah seorang Ketua RT dari Kecamatan Makassar yang membawa anak-anak dari wilayahnyanya memaparkan bahwa warganya sangat antusias dalam mengikuti program ini, apalagi untuk warga dari kalangan dhuafa yang memang membutuhkan program-program semacam ini untuk membantu mereka.

“Iya pak, jadi saya membawa delapan anak dari wilayahku untuk sunat hari ini. Jadi saya lihat itu kasian wargaku senang sekali pas dengar ini tentang informasi sunatan, apalagi ada memang juga itu wargaku yang dalam golongan dhuafa, tentu ini bisa membantu mereka karena namanya sunat itu juga mahal, jadi karena ada sunatan massal gratis ini, bisa terbantu itu warga,”paparnya.

Ia juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Hadji Kalla yang telah menjalankan program khitanan massal ini, dan berharap bisa berkelanjutan untuk bisa membantu lebih banyak masyarakat.

Ibu Hasnah, warga dari Kecamatan Panakkkang yang membawa anaknya Fadil, mengaku senang karena bisa mengikuti acara khitanan ini. Ia berharap setelah mengikuti khitanan ini, anaknya bisa jauh lebih sehat karena sebagaimana diketahui, sirkumsisi adalah bagian dari membersihkan bagian yang kotor yang ada di kemaluan anak-anak.

“Saya senang pak bisa ikut ini anakku, semoga setelah sunat ini bisa jadi lebih sehat dan tumbuh jadi anak yang berbakti pak. Terima kasih banyak Yayasan Kalla karena sudah adakan ini sunatan massal, sekali lagi terima kasih pak,” ujarnya singkat.

Rencananya, Yayasan Hadji Kalla akan kembali menjalankan program khitanan massal ini pada awal Oktober 2020 mendatang di desa-desa binaan Yayasan Hadji Kalla dengan target hingga 300 anak dari kalangan dhuafa. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
4
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar