Di Hadapan Pimpinan Ponpes se-Sulsel, Komjen Pol Boy Rafli Ajak Cegah Paham Terorisme

Kepala BNPT RI, Komjen Pol Boy Rafli Amar (tengah) bersama Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa dalam acara silaturahmi dengan Pondok Pesantren di Masjid Islamic Center, Senin (28/9/2020)

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar mengajak pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) mencegah paham radikalisme.

Hal itu diungkap oleh mantan Kepala Divisi Humas Polri itu saat menghadiri acara silaturahmi bersama 24 pimpinan Ponpes di Masjid Islamic Center, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Senin (28/9/2020).

“Kerja sama dengan Ponpes kita tingkatkan, komunikasi dengan intens, Ponpes menjadi segmen pendidikan masyarakat yang penting membangun sinergitas dalam mencegah paham terorisme,” ujar mantan Kapolda Papua ini.

Pria kelahiran 25 Maret 1965 ini menganggap kerja sama dengan Ponpes sangat penting guna melakukan kesiapsiagaan secara kolektif dalam mengantisipasi kejahatan teroris.

Apalagi, masyarakat yang terpapar paham terorisme bisa lintas usia, profesi, agama, dan lintas generasi. “Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan sehingga tidak ada lagi generasi muda yang catatan kami banyak terpapar terorisme intoleran,” tambahnya.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) turut berkomitmen dalam menangkal radikalisme. Terutama dari sektor ekonomi. Apalagi salah satu faktor munculnya benih terorisme dari sektor tersebut.

“Kami memberikan bantuan di sektor ekonomi, dengan adanya kegiatan ini kita berharap santri tidak gampang untuk didoktrin ideologi radikalisasi atau intoleran,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, perwakilan Kapolda Sulsel dan Pangdam XIV Hasanuddin. Kemudian, 41 pimpinan Ponpes dari 24 Kabupaten/Kota di Sulsel. (sir/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...