Hari Hak untuk Tahu Sedunia, Pahir Halim: Pengawasan Publik terhadap Kebijakan Pemerintah

Pahir Halim

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keterbukaan informasi begitu penting, termasuk hak untuk memperolehnya. Asas demokrasi, masyarakat tentu memiliki hak dan kebebasan dalam mengakses informasi publik. Seluruh masyarakat dunia pun memperingati Hari Hak Untuk Tahu Sedunia (The International Right To Know Day) yang jatuh pada 28 September.

Sejauh mana, hak dan kebebasan masyarakat dalam keterbukaan informasi saat ini, berikut ini wawancara dengan Ketua Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan, Pahir Halim

Kapan bermula RTKD?

Pada 28 september 2002, berawal dari itulah setiap 28 September diperingati sebagai hari “Hak untuk tahu” bagi warga se-dunia. Di Indonesia, hari-hari kebebasan Informasi Nasional” (KIN) diperingati setiap 30 April.

Apa 4 Masalah di Indonesia?

Adanya peluang bagi publik untuk mendapatkan atau mengakses berbagai dokumen yang dimiliki oleh pemerintah, akses tersebut bisa dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pemerintah menyediakan berbagai informasi faktual mengenai kebijakan-kebijakan yang akan dan sudah dibuatkannya serta membuka pengawasan publik terhadap kebijakan-kebijakan tersebut.

Terbukanya pertemuan atau rapat-rapat pemerintah bagi publik,untuk rapat-rapat yang memang sifatnya berkaitan dengan kepentingan publik.

Adanya konsultasi publik yang dilakukan secara sistematika oleh pemerintah untuk semua kebijakan publik yang diambilnya.

Pesan apa yang ingin disampaikan di RTKD?

Pertama, Hak asasi manusia.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...