Melawan Pakai Anak Panah, Residivis Spesialis Rumah Kosong Ditembak

Pelaku curat, Zainuddin Daeng Nyallang

FAJAR.CO.ID, GOWA – Raut wajah Zainuddin Daeng Nyallang kesakitan. Dua proyektil peluru bersarang di kedua kaki pelaku Pencurian dan Pemberatan (Curat) ini.

Hampir di seluruh bagian kakinya dibalut dengan kapas. Luka itu pantas ia dapatkan setelah beberapa kali melakukan aksi terlarang.

Pria berusia 27 tahun ini mengaku kapok usai mencuri 86 unit barang elektronik di beberapa rumah kosong, di sekitaran wilayah Kabupaten Gowa.

Polisi bilang, pelaku ini sebaiknya tobat dari perbuatan terlarangnya itu. Apalagi kedua kakinya sudah ditembak.

“Tobatko nah!” kata polisi kepada pelaku di Mapolres Gowa.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir, mengatakan, pelaku ditangkap di sekitaran wilayah Kota Makassar, pada 25 September 2020 dini hari.

“Setibanya di sana, pelaku kabur hingga ke Jalan Cendrawasih. Kami sempat lepaskan tembakan peringatan, namun diabaikan dan sempat melontarkan anak panah ke arah polisi,” kata Jufri, Senin (28/9/2020).

Beserta anggotanya, mantan Kasat Reskrim Polres Takalar ini langsung membawa Zainuddin ke rumah sakit terdekat untuk mengeluarkan timah panas dari kedua kakinya.

Pelaku pun mengakui dirinya telah beraksi sebanyak tiga kali dan tiga kali pula di proses hukum. Namun hati Zainuddin bagaikan batu. Tak mendengar dan acuh dengan teguran polisi.

Seluruh hasil kejahatannya berupa TV, kamera, ponsel, gitar, speker, dan barang eletronik lainnya yang berjumlah sekitar 86 unit dipakai untuk berfoya-foya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...