Miris! Bocah Penderita Hydrosefalus Ditolak RS

bocah penderita hydrosefalus

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Putra Imanuel terbaring lemah di rumahnya. Hanya terselimuti beberapa helai kain di badannya. Orang tua dari bocah penderita hydrosefalus ini mengaku sulit mendapat pengobatan medis, dari pihak RS Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar.

Pekerjaan orang tuanya hanyalah sebagai buruh biasa di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, Maluku.Di usianya yang masih tujuh tahun ini, Imanuel tak bisa merasakan indahnya dunia. Termasuk deri belenggu penyakit yang ia derita sejak dua bulan terakhir.

Saat hendak dibawa ke rumah sakit, justru ditolak dan diarahkan berobat ke klinik terdekat yang dia anggap biaya pengobatan di sana lebih besar.

Semangat kakek dan nenek dari Imanuel, Yosina Waite dan Simon Parjala seketika patah saat mendengar jawaban itu dari pihak rumah sakit.

Dari rekaman pembicaraan Yosina dengan pihak dokter, jelas mereka diarahkan datang ke klinik untuk berobat.

“Tidak usah pakai telepon pak, jangan telpon pak. Langsung ke sana (klinik) saja pagi-pagi, depan Carrefour, Apotek Perintis,” kata seorang perawat.

Pihak RS berdalih, dokter mengaku masih memiliki pasien lain yang harus dioperasi. Otomatis, Imanuel tak bisa mendapat pelayanan.

“Tidak bisa, dia (dokter) habis praktek langsung operasi. Dia sekarang operasi di ruangan operasi, dua operasi ini hari dia punya pasien,” tambah perawat.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...