Program Kerja Kandidat Pilwalkot Makassar, Perlu Miliki Rancangan Integrasi Transportasi

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Seluruh pasangan calon sudah turun berkampanye di 12 daerah. Tetapi, programnya dinilai monoton. Insentif jadi jualan utama.

Pengamat transportasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Lambang Basri menyebut isu dan program yang perlu dikenalkan pasangan calon ke masyarakat, khususnya Kota Makassar yang paling utama adalah integrasi layanan transportasi publik. Transportasi pubik isu mendasar di perkotaan. Karena, merupakan salah satu jenis layanan yang masih belum tertata dengan baik.

Karena itu, ia menilai, kandidat juga perlu memiliki rancangan integrasi transportasi. “Selama ini pete-pete jalan sendiri, becak jalan sendiri ya jadinya macet sana sini. Jadi petepete misalnya mengantar penumpang ke halte, nanti busway punya jalur sendiri yang berbeda dengan jalur pete-pete,” imbuhnya.

Selain integrasi transportasi, calon juga mesti berpikir jauh untuk menghadirkan transportasi umum lainnya. Selain itu, penataan parkir juga perlu dipertegas para paslon. Sebab, selama ini menjadi, perparkiran masih menjadi masalah krusial yang selalu dikeluhkan.

“Ini juga salah kaprah. Fasilitas parkir itu semestinya bukan parkir bahu jalan, tetapi out street. Ada tempat parkir khusus yang disediakan dan bukan di tepi jalan,” tegasnya. Tidak adanya parkir tepi jalan maka akan memperlancar pergerakan transportasi dan mobilitas pengguna jalan. Berbeda dengan jika hanya parkir tepi jalan yang diandalkan.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...