Anggota DPR Sebut Kemenkes di Bawah Kepemimpinan Terawan Lemah di Sektor Ini

  • Bagikan
Menteri Kesehatan dr. Terawan Agus Putranto memberikan keterangan pers terkait dua orang warga yang positif COVID-19 di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (3/2/2020). Menkes meminta masyarakat tidak panik karena pemerintah telah melakukan antisipasi cegah tangkal penyebaran virus tersebut. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kinerja Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dalam menangani pandemi virus corona baru (Covid-19) di tanah air menjadi sorotan. Pasalnya, gaya kepemimpinan Terawan dan public relation (PR) tidak berjalan dengan baik.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melkiades Lakalena dalam keterangannya, Selasa (29/9).

“Terkait pertanyaan tentang kinerja Pak Menkes yang disorot kami melihat lebih dominan aspek gaya kepemimpinan dan PR-nya yang tidak jalan baik,” ujar Melkiades.

Melki mengatakan, Menkes dan seluruh jajarannya sejak awal pandemi Covid-19 terus bekerja dan memastikan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan yang menjadi tanggungjawabnya bekerja secara optimal.

Kerja keras itu diindikasikan banyak korban tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 dan lebih dari 100 orang meninggal. Bahkan, Kemenkes menjadi klaster perkantoran yang terbanyak terpapar Covid-19.

“Menunjukkan kerja keras Menkes dan jajaran Kemenkes serta seluruh sumber daya tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan sudah dikerahkan,” tutur Melkiades.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya, kata Melkiades, komunikasi publik yang lemah dari Terawan membuat sejumlah langkah taktis dan strategis yang dilakukan Kemenkes tidak terpublikasi dengan baik.

“Kami temukan saat rapat kerja dengan Menkes dan jajarannya terkait komunikasi publik yang lemah. Banyak yang sudah dan akan dilakukan namun tidak terpublikasi secara baik ke publik,” ungkapnya.

“Sehingga kinerja Menkes dan Kemenkes seolah olah tertutup oleh kementerian atau lembaga lain yang mampu tampilan kinerjanya dengan baik ke publik melalui media massa,” imbuh Melkiades.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan