Ketua Tim Hukum Adama Minta Bawaslu Makassar Netral atau Mundur Saja!

Kuasa Hukum Danny-Fatma, Muchtar Juma'.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Tim Hukum Adama (Danny-Fatma), Muchtar Juma’ mendesak Bawaslu Makassar, agar netral dalam menyikapi laporan pelanggaran yang saat ini mulai marak terjadi pada Pilwakot Makassar 2020.

Dia meminta agar, Bawaslu Makassar tak tebang pilih kepada siapapun. Terlebih pada pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota Makassar yang memang sudah terbukti melakukan pelanggaran Pemilu.

Pasalnya, menurutnya, Bawaslu itu hadir sebagai wasit dan pengadil bila memang ada pelanggaran dan tentunya harus menindak hal-hal yang diduga sudah menyimpan tersebut.

“Perlu diingat. Mereka ini (Komisioner Bawaslu) digaji dari uang rakyat. Dari APBD. Kalau tak bisa berbuat adil. Mundur saja,” tandasnya, sesaat lalu, Selasa (29/9/2020).

Muchtar mengaku tak mempersoalkan apa yang sudah dilaporkan oleh pihaknya saat ini di Bawaslu. Yang pasti, kata dia, siapapun Paslon yang dimaksud sudah melanggar aturan maka harus diberi sanksi agar tak berulah dikemudian hari.

“Kami dari tim Adama, mau pesta demokrasi ini berjalan aman dan berjalan sesuai prosedur. Jadi Bawaslu tentunya harus menenpatkan dirinya sebagai ratu adil,” pintanya.

Kalau perlu, kata Muchtar, Bawaslu tak usah disuapi dengan sejumlah kasus kemudian melakukan penindakan. Namun, sebaiknya turun lansung di lapangan mengecek apa saja yang diduga melanggar ini.

“Mestinya itu Bawaslu Makassar tanpa diminta sudah bekerja. Jangan mau disuapi terus,” sesalnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...