Konsumsi Labu Siam, Ini 6 Manfaatnya untuk Kesehatan

Selasa, 29 September 2020 10:34

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – ADA berbagai cara yang dilakukan banyak orang untuk menurunkan berat badan melalui diet.

Misalnya, mulai dari olahraga, sedot lemak dan makan berbagai macam makanan bergizi, apakah itu buah atau sayuran. Salah satu sayuran yang ternyata baik untuk diet adalah labu siam.

Ya, sayuran dengan rasa manis dan banyak dikonsumsi dengan ditumis atau direbus ini mengandung berbagai macam hal. Mulai dari serat, antioksidan, zat besi, mangan, fosfor, seng, potassium, tembaga, vitamin B1, B2, B6, dan vitamin C.

Ingin tahu manfaat labu siam untuk diet?

Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir akun @resepmenudiet di laman Instagram, Selasa (29/9).

  1. Menurunkan tekanan darah

Labu siam mengandung efek diuretik serta sifat antioksidan yang memiliki peran dalam penurunan tekanan darah bagi penderita hipertensi.

  1. Mencegah sembelit

Selain kaya akan serat, kandungan air yang cukup banyak dalam labu siam sangat baik untuk menjaga sistem pencernaan tetap normal dan mencegah sembelit.

  1. Menambah stamina

Labu siam merupakan satu di antara sumber elektrolit yang paling besar. Elektrolit terbesar dari labu siam bisa ditemukan dalam bentuk potasium ataupun kalium.

  1. Menurunkan berat badan

Walau memiliki rasa manis, labu siam mengandung lemak dan kalori yang cukup rendah, sehingga Anda bisa mengurangi penimbunan lemak di tubuh. Selain kaya akan serat, labu siam juga memberikan efek mengenyangkan.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan folat dalam labu siam sebanyak 23 persen. Selain itu, ada juga kandungan vit B yang cukup besar dan bisa mencegah penyakit jantung dan stroke. Kalori dalam labu siam juga terbilang cukup rendah, sehingga aman untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

  1. Mencegah penuaan dini

Penuaan yang muncul sebelum waktunya bisa terjadi akibat pola hidup kurang sehat serta adanya paparan dari radikal bebas. Labu siam bisa melawan radikal bebas dan juga ROS (Reactive Oxygen Species). ROS merupakan zat dari oksigen yang reaktif dan berbahaya bagi tubuh.

Keduanya merupakan penyebab terjadinya penuaan dini. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
5
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar