Masih Suasana Duka, Ruslan Buton Dikawal Ketat Kembali ke Rutan Bareskrim

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Belum usai kesedihan menyelimuti terdakwa kasus ujaran kebencian terhadap Jokowi, Ruslan Buton.

Kini ia harus kembali ke Rutan Bareskrim Polri setelah diberikan cuti selama 4 hari dari Jumat sampai Senin, oleh Ketua Majelis Hakim PN Jakarta Selatan guna menghadiri pemakaman istrinya Almarhum Erna Yudhiana.

Ruslan Buton berangkat dari kediamannya di Pasar Kulon Pandegelang menuju Rutan Bareskrim, dengan pengawalan super ketat pada Senin (29/9/202) sekira jam 17.30 WIB.

“Bersama dengan JPU Rauf SH, Sigit SH dan TIM PH yang terdiri dari Advokat Ananta Rangkugo SH, Julianta Sembiribg SH dan Nikson siahaan SH yang dikawal oleh 3 anggota Klkepolisian,” kata pengacara Buton, Tonin Tachta Singarimbun dalam keterangannya kepada Pojoksatu.id, Selasa (29/9/2020).

Masi dalam suasana dirundung duka cita, Ruslan tetap tegar meninggalkan kedua anaknya yang kini sebatang kara itu.

Dalam kepergiannya, tampak puluhan anggota RKS Trimatra, dan masyarakat melepas dengan penuh haru.

“Ruslan masuk ke Rutan dengan menggunakan seragam Panglima Eks Trimatra yang masih dalam keadaan berduka cita,” ungkapnya.

Pada 1 Oktober nantinya Ruslan akan melanjutkan persidangan pemeriksaan dua saksi.

“Ruslan Buton akan melanjutkan persidangan hari Kamis tanggal 1 Oktober 2020 guna pemeriksaan Saksi Husin Sihab dan Muanas Alaidid serta 1 saksi 1 anggota WAGroup APIB Riyanto Umar,” ungkapnya.

Diketahui, Ruslan Buton dilaporkan oleh Cyber Indonesia ke Bareskrim Polri karena membuat pernyataan terbuka kepada Presiden Joko Widodo dalam bentuk rekaman suara. Dalam pernyataannya itu dia meminta Jokowi mundur dari jabatannya sebagai presiden demi menyelamatkan bangsa. Jokowi dianggap gagal memimpin Indonesia.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan