Pengamat Politik: Terawan Hanya Jadi Beban Presiden, Lebih Baik Mundur

Selasa, 29 September 2020 19:52

Presiden Joko Widodo dan Menkes Terawan Agus Putranto. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Nama Mentri Kesehatan Terawan Agus Putranto kembali menjadi sorotan publik lantaran tak mau menghadiri acara Mata Najwa Shihab.

Tak sedikit yang mencala, bahkan, banyak juga meminta Menteri berlatarbelakang Militer itu untuk mundur dari jabatannya.

Pasalnya, mulai sejak awal virus asal kota Wuhan, China itu masuk ke Indonesia, Terawan sudah dinilai kurang becus dalam menangani Covid-19. Padahal, Menkes pihak yang bertanggung jawab perihal dengan hal tersebut.

Bukannya membantu Presiden Joko Widodo dalam menyelesaikan Persoalan Pandemi Covid-19, malah sebaliknya, Terawan menjadi beban bagi Presiden.

Demikian disampaikan oleh Pengamat Politik Universitas Esa Unggul saat dihubungi PojokSatu.id di Jakarta, Selasa (29/9/2020).

“Karena itu, sebaiknya menteri kesehatan diganti saja. Sebab, yang bersangkutan tidak cukup mumpuni untuk mengatasi pandemi covid-19,” ujarnya.

“Sebagai menteri beliau justeru menjadi beban bagi presiden, bukan sosok pemberi solusi untuk meringankan beban presiden,” lanjutnya.

Menurutnya, Terawan sebagai Menkes harus pro aktif menginformasikan persoalan Covid-19 supaya masyarakat mengatahui. “Bukan malah menghindari acara Najwa Shihab,” pungkasnya.

Bagikan berita ini:
8
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar