Polri Larang Nobar G30S/PKI, Novel Bamukmin Bandingkan dengan Pilkada

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Wasekjen DPP PA 212, Novel Bamukmin menanggapi pernyataan Mabes Polri tidak akan mengeluarkan ijin bila nobar flim G30S/PKI digelar di tempat keramaian.

Menurut Novel, larangan itu tak adil bila pihak polisi melarang nobar G30S/PKI dengan alasan keselamatan jiwa di tengah pandemi.

“Benar sekali apa yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk melarang nobar film G30S/PKI dikarenakan alasan demi menjaga keselamatan jiwa rakyat indonesia adalah lebih utama,” kata Novel saat dihibungi Pojoksatu.id, Selasa (29/9/2020).

Anak buah Habib Rizieq ini lantas membandingkan nobar flim G30S/PKI dengan kontestasi pilkada serentak.

Di mana rangkaian proses pilkada yang begitu panjang tak mendapat larang dari pihak aparat. Sementara nobar flim G30S/PKI yang hanya durasinya 3 jam pihak kepolisian sudah seperti cacing kepanasan.

“Tayangan film G 30S/PKI yg hanya 3 jam an saja dilarang berkerumun itu saya setuju, dan saya lebih setuju lagi apalagi proses rangkaian pilkada yang panjang itu harus sangat dilarang oleh pihak kepolisian karna sangat lebih membahayakan rakyat,” sindir Novel.

Sebelumnya, Mabes Polri tak akan memberi ijin bila nonton bareng flim G30S/PKI pada 30 September besok itu digelar ditempat keramaian alias tempat umum.

Alasan Polri tak memberi ijin karena saat ini situasi tengah menghadapi pandemi yang kian hari jumlah positif terus meningkat.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...