Setujui Pelaksanaan Pilkada Serentak, Komisi II: Jika Ledakan Parah Bisa Saja Ditunda

Selasa, 29 September 2020 22:32

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Ada banyak alasan kenapa pemerintah dan DPR memutuskan untuk melaksanakan Pikada Serentak 2020 yang sempat tertunda, salah satunya yakni untuk menjaga hak konstitusional rakyat.

Menurut anggota Komisi II DPR, Zulfikar Arse Sadikin, DPR sepakat tetap melaksanakan pilkada serentak. “Itu demi menegakkan konstitusi, menjaga demokrasi, menjamin hak konstitusi rakyat, serta memelihara sistem yang ada ungkap Zulfikar dalam Diskusi Virtual Human Studies Institute (HSI) bertajuk ‘Pilkada 2020: Tunda atau dilanjutkan?’ (29/9/2020).

Ia pun menyebut Indonesia sebenarnya bukan satu-satunya negara yang menggelar pemilihan atau pilkada di masa pandemi. Karena ada 63 negara yang tetap melanjutkan proses pemilihan langsung dalam kondisi pandemi Covid-19.

Ia juga memaklumi bahwa ada khawatiran dari banyak pihak. Namun Zulfikar pun menilai sepanjang tahapan pilkada serentak yang sudah dilanjutkan sejak juni tidak ada ledakan penambahan positif Covid-19 dari klaster pilkada.

“Pilkada sungguhnya telah dilanjutkan sejak Juni dan sudah banyak tahapan yang kita lalui, mulai dari verifikasi paslon perseorangan hingga penetapan nomor urut paslon,” katanya.

Bagikan berita ini:
6
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar