Swab Test jadi Lahan Bisnis, Teddy Gusnaidi: Pak Jokowi Kalau Kran Ini Dibuka, Cukup Rp10 Ribu Biayanya

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi-- twitter

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi ikut menyoroti mahalnnya biaya swab test. Hal itu ia utarakan usai dirinya bersama keluarga melakukan swab test.

Hasil swab tes dari Teddy bersama keluarganya sendiri dinyatakan negatif. Hal itu dia lakukan setelah melakukan kontak dengan orang yang telah dinyatakan positif Covid-19.

“Setelah proses swab selesai, saya berfikir, kenapa sampai semahal ini hanya mengambil cairan dari hidung dan mulut? Apakah mesin PCRnya begitu mahal sehingga harga swab bisa 2 juta rupiah/ orang? Seberapa mahalkah mesin itu sehingga harga swab test sulit dijangkau banyak orang?” Kata Teddi di akun Twitternya, Selasa (29/9/2020).

Dia pun memberikan asumsinya, soal pengadaan mesin PCR. Misalnya, harga mesin PCR yang dari luar negeri itu Rp10 miliar. Jika setiap daerah keluarkan Rp1 triliun, maka dapat 100 mesin PCR, yang bisa dipasang di setiap RS daerah. Maka dengan 1 mesin perhari bisa dapatkan 10 ribuan hasil test, artinya 100 mesin, 1 juta hasil/hari.

“Saya baca di daerah Malang, harga mesin PCR yang mereka beli harganya cuma Rp2 miliar dan hasilnya hanya dalam hitungan jam. Jika harganya Rp2 miliar, maka dana 1 triliun bisa mendapatkan 500 mesin PCR, artinya perhari bisa mendapatkan 5 juta hasil test swab,” ungkap Teddy.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...