Teror Video Call Seks di Kampus UIN Alauddin Diduga Dampak Kuliah Online

Ilustrasi pelecehan seksual

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Teror video call seks di lingkungan kampus UIN Alauddin Makassar, mengancam psikologi sejumlah mahasiswi di sana.

Teror perbuatan asusila via online itu terjadi sejak masa pandemi Covid-19. Itu juga berpapasan dengan penerapan kuliah online di kampus tersebut.

Ketua HMJ Ilmu Komunikasi, Amri Wijaksono, mengatakan, teror itu terjadi sejak bulan Juli 2020 dan menduga berkaitan dengan aktifitas kuliah online selama ini.

“Sepertinya berkaitan. Kalau saya lihat dari beberapa pemberitaan, kekerasan bersifat online semakin naik. Jadi ini mungkin ada imbasnya,” katanya kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Dan selama itu juga, sudah ada sekitar 13 korban yang telah menerima panggilan bejat itu, yang memperlihatkan alat kelamin pria kepada para mahasiswi.

Rata-rata korbannya, lanjut Amri, berasal dari jurusan yang sama dan berada dalam lingkungan pergaulan yang sama pula.

“Ada yang dalam satu grup. Ada juga satu orang dari grup luar. Iya (korban),” tambahnya.

Namun Amri saat ini mengaku tidak tahu soal sosok pelaku, yang berhasil mendapat beberapa nomor seluler para korban lalu melakukan perbuatan tak senonoh itu.

“Sebenarnya bingung teman-teman untuk menyimpulkan siapa sebenarnya ini. Kami tak mau berargumen yang dapat terjadi hal yang tak diinginkan,” tambah dia.

Amri dan temannya yang menjadi salah satu korban, berinisial F, 20 tahun mengaku siap dipanggil penyidik Polda Sulsel untuk dimintai keterangan demi mengungkap dan menangkap pelaku.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...