35 Kali Berbuat Terlarang, Raditya Tak Berkutik Usai 6 Peluru Aparat Bersarang di Betisnya

Pelaku begal, Raditya

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Wajah Raditya alias Radit, 32 tahun tampak kusam. Seperti orang yang sudah tidak terurus.

Berkali-kali Radit meringis kesakitan. Kaki kanannya baru saja ditembak polisi sebanyak enam kali. Wajar saja. Radit merupakan pelaku pencurian dan kekerasan.

Bukan hanya sekali. Sudah ada puluhan kali warga Jalan Rappocini ini melakukan aksi terlarang itu di sekitaran wilayah Kota Makassar.

Radit berhasil ditangkap oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar yang dibantu oleh Tim Resmob Polda Sulteng di Kota Palu, Senin (28/9/2020) sekitar pukul 04.00 Wita.

“Anggota melakukan pengintaian di beberapa titik yang dicurigai jadi persembunyian pelaku. Saat tertangkap, pelaku malah kabur dan ditembak karena melarikan diri,” tegas Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, Rabu (30/9/2020).

Saat beraksi, dia menggunakan sebilah badik. Bahkan pelaku Raditya tak segan-segan melukai korbannya.

Perwira satu melati ini menyebut, sudah ada puluhan kali pelaku berbuat terlarang. Barang yang dia curi pun beragam. Mulai dari ponsel, emas, hingga sepeda motor.

“Ada 35 lokasi beraksi pelaku di wilayah Makassar dan kabur ke Palu untuk menghilangkan jejak,” tambah Kompol Agus.

“Saat ditangkap, pelaku sempat membenturkan kepalanya ke wajah petugas lalu kabur. Kami sempat berikan peringatan. Namun diabaikan. Kami pun tembak kakinya sebanyak enam kali,” sambung dia.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...