Bupati Sinjai Perintahkan Tim Hukum Dampingi Korban Penganiayaan Pelajar di Makassar

Tim Hukum

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Peristiwa penganiayaan dua pelajar Sinjai oleh oknum Satpol PP di Makassar mengundang reaksi Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA). Tim hukum Pemkab Sinjai diperintahkan untuk mendampingi proses hukum yang dijalani oleh korban.

Dua pelajar tersebut adalah Haris (19) dan Ikhsan (18). Masing-masing berasal dari Kalobba, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sinjai yang sementara melakukan magang di Kota Makassar dari dari SMK Mannanti Sinjai.

Namun mereka mendapatkan tindakan tak senonoh oleh oknum Satpol PP di jalan Landak, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar beberapa waktu lalu. Haris dan Iksan mengalami luka yang cukup serius di tangan dan di punggung.

Anggota tim hukum Pemkab Sinjai, Ahmad Marsuki Saleh mengaku telah mendapat perintah untuk turun melakukan komunikasi ke keluarga korban atas insiden ini.

Hal itu dilakukan untuk memberikan pendampingan hukum berdasarkan program bantuan hukum gratis yang telah diprogramkan Bupati ASA sejak awal kepemimpinannya.

“Sudah ada perintah dari pak Bupati untuk turun mendampingi, saya akan melakukan komunikasi ke keluarga korban,” ujar Mamat sapaan akrabnya, Rabu (30/9/2020).

Selain itu, pihaknya segera melakukan komunikasi dengan penyidik Polsek Rappocini, Makassar. Terutama pasal apa saja yang dijeratkan kepada pelaku atas perbuatannya.

“Kami juga berharap agar oknum tersebut diberikan sanksi dari instansinya meski belum ada putusan hukum tetap, apalagi perbuatan yang dilakukan sudah di luar batas,” tambahnya. (sir)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...