Soal Surplus, Dipo Alam: Menteri Sri Mulyani Harus Belajar ke Polri

Rabu, 30 September 2020 20:11
Soal Surplus, Dipo Alam: Menteri Sri Mulyani Harus Belajar ke Polri

Dipo Alam. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Mantan Sekretaris Kabinet pada Kabinet Indonesia Bersatu II Dipo Alam ikut mengomentari kondisi di Kepolirian Republik Indonesia (Polri).

Di mana dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/9/2020), Kapolri Jenderal Idham Azis mengungkapkan institusinya mengalami kelebihan jumlah personel perwira menengah (pamen) dan tinggi (pati).

Diketahui, Perwira tinggi merupakan golongan pangkat perwira yang paling tinggi dan ditandai dengan pemakaian bintang di pundak.

Idham mengatakan surplus pamen dan pati itu menjadi salah satu tantangan Korps Bhayangkara dalam sistem mutasi dan promosi di lingkungannya. “Kombes surplus 288 dan perwira tinggi surplus 213 orang,” katanya.

Atas kondisi itu, Dipo Alam meminta Menteri Sri Mulyani belajar ke Polri soal kata ‘surplus’. Terlebih dalam menghadapi resesi ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Nah!! berita “surplus” gembira kita dengarnya saja Menkeu SMI @KemenkeuRI boleh belajar surplus dari Polri kalau perlu, agar hadapi resesi tidak defisit; dan utang nambah lagi?” Kata Dipo di akun Twitternya, Rabu (30/9/2020).

Bagikan berita ini:
5
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar