Stok Buku Nikah Menumpuk di KUA

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — Stok buku nikah di Kabupaten Maros menumpuk. Permohonan menikah anjlok.

Hasil verifikasi dari 10 Kantor Urusan Agama (KUA), stok masih tersedia 100 hingga 500 buku nikah.

Misalnya di KUA Mandai, masih tersedia 500 buku. Sementara permohonan yang masuk hanya 40-50 permintaan nikah.

Humas Kemenag Maros, Dalfa Maros, mengatakan selama masa pandemi Covid-19 jumlah pernikahan di Kabupaten Maros mengalami penurunan.

Misalnya di KUA Mandai, masih tersedia 500 buku. Sementara permohonan yang masuk hanya 40-50 permintaan nikah.

Humas Kemenag Maros, Dalfa Maros, mengatakan selama masa pandemi Covid-19 jumlah pernikahan di Kabupaten Maros mengalami penurunan.

“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, maka tahun ini trennya menurun daripada periode Januari sampai Juni,” katanya, Selasa, 29 September 2020.

Dia mengurai berdasarkan data yang ada, untuk angka pernikahan terhitung Januari hingga Juni 2019 tercatat 1.279 pasang.

Sementara untuk Januari sampai Juni 2020 tercatat jumlah warga yang melakukan pernikahan 730 pasang, isbat 46 dan nikah di kantor KUA 100 pasang Pejabat Pengelola Barang Persediaan, Kemenag Maros, Mirsyad memastikan stok buku nikah aman hingga akhir tahun.

Dia mencontohkan di KUA Kecamatan Mandai dan Turikale yang stoknya masih 500 buku nikah. “Kebutuhannya 300 buku nikah sebelum pandemi, sementara stok buku nikah masing-masing 500,” katanya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...