Teddy Gusnaidi: Terawan hanya Tidak Datang ke Mata Najwa, Apakah Itu Aib?

Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi-- twitter

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi menilai, apa yang dilakukan presenter Najwa Shihab di program Mata Najwa dengan melakukan wawancara dengan kursi kosong telah mempermalukan nara sumber, dalam hal ini Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

“Mempermalukan narasumber yang tidak mau datang apakah hal itu dapat dibenarkan? Tentu tidak,” ucap Teddy dikutip akun twitternya, Rabu (30/9).

Dia mengatakan, Menteri Terawan tidak diwajibkan datang di panggung Mata Najwa. Sebab Mata Najwa bukan sebuah institusi hukum.

“Acara Mata Najwa yang dibawakan oleh Najwa Shihab bukan institusi hukum yang jika ada WNI dipanggil wajib datang, Mata Najwa hanya acara biasa yang mencari makan dari iklan di media.” Ucap Teddy.

Teddy mengatakan, Najwa telah terlena dengan pujian publik. “Ini yang pernah saya katakan bahwa Najwa jangan terlena pujian, karena dia dipuji bukan sebagai pribadinya tapi karena pekerjaan yg memperbolehkan mengorek narasumber.” Paparnya.

Teddy mengatakan, Menteri Terawan tidak muncul di publik bukan berarti tidak bekerja mengatasi pendemi saat ini.

“Apakah pak Menkes Terawan diam saja selama ini? Tentu tidak karena terus bekerja menangani pandemi ini.” Katanya.

“Apakah di media beliau menghilang? Tidak juga, di pemberitaan masih ada. Terawan hanya tidak datang ke Mata Najwa saja, apakah itu aib? ” pungkasnya. (fin)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...