Tersangka Kasus Aborsi di Jakarta, Dokter Sarwanto Meninggal Dunia

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Dokter Sarwanto atau SWS (84), tersangka kasus aborsi ilegal di klinik Raden Saleh, Jakarta Pusat meninggal dunia.

Tersangka sempat dirawat selama tiga hari di rumah sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur hingga akhirnya meninggal pagi tadi.

Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro, Rabu (30/9/2020).

“Meninggal karena sakit ya,” kata Yusri.

Yusri tak membeberkan jenis penyakit yang diidap tersangka. Namun tersangka meninggal bukan karena terpapar Covid-19.

“Sakit bawaan, bukan Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta, AKBP Kristianingsih mengatakan tersangka meninggal karena terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan tes Covid-19.

“Iya (meninggal karena Covid-19),” ungkapnya.

Diketahui, Subdit 3 Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya mengungkap klinik aborsi ilegal di Jalan Raden Saleh, Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat.

Dari kejadian ini 17 tersangka diamankan, tiga di antaranya merupakan seorang dokter. Ke 17 pelaku yakni SWS (84), TWP (59), EM (68), AK (27), SMK (32), W (44), J (52), M (42), S (57), WL (46), AR (44), MK (38), WS (49), CCS (22), HR (23) dan LH (46).

Hasil pemeriksaan para tersangka klinik tersebut ternyata beroperasi sejak lima tahun lalu.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...